Selasa, 16 Juli 2019

Review Mamma Mia Movie


Hai Gengs..... (is that okay I call you guys ‘gengs’ or bebs? hahaha I will make this is habit you know...)

I am so excited about this new blog, because, I suddenly dapat ide briliant (hehehe...) sebagai konsep membuat sebuah blog lebih menarik. Actually, saya pernah punya sebuah blog https://myrealblogani.blogspot.com (yeahh..) but, so sad, blog itu tidak bisa saya buka lagi karena email dan passwordnya hilang. Never mind, I get my new blog with new idea.

Okay, stop talking. Di blog ini, saya akan mereview film-film or apa saja yang bisa membuat saya ingin bicara, seperti judul blog ini kan? I Just want to talk... Mungkin saya akan lebih sering bicara tentang movie, (I loooove movie...) dari berbagai genre, karena saya tidak punya kesukaan genre yang spesifik asal jalan ceritanya menarik mudah dicerna dan realistis (mungkin ini akan dapat pengecualian kalau filmnya bertema fiksi).  Saya juga akan bicara tentang drama2 korea (hahaha I like that too, sometimes...) dan Film Indonesia (my lovely country....) and eatcAnywaytidak menutup kemungkinan saya juga akan membahas berbagai hal lain yang tidak nyenggol sama sekali dengan movie hehehe.... Film pertama yang akan saya bahas disini adalah ‘Mamma Mia’ sebuah Film Musical bergenre Romance, of course. Para fans ABBA pasti sudah nonton (wajib) film ini ya kan?? Me too.... Kalau kemudian dibuat sequelnya di tahun 2018 ‘Mamma Mia 2’, bisa jadi karena booming dan berhasil ya kan??? But kita akan membahas yang dibuat di tahun 2008 ya gengs...


Film ini menceritakan tentang seorang gadis bernama ‘Sophie Sheridan’ (Amanda Seyfried) yang sedang mempersiapkan diri untuk pernikahannya di usia 20 tahun dengan tunangannya Sky (Dominic Cooper), lalu mendadak menemukan masa lalu ibunya, Donna Sheridan (Meryl Streep) dari sebuah buku diary milik Donna. Berlatar belakang pulau Yunani yang menakjubkan, this movie star telling about Sophie yang selama ini hidup sendirian bersama Donna sama sekali tidak mengetahui siapa ayahnya, tiba-tiba mendapati bahwa ia bisa menemukan ayahnya dari cerita dalam diary tersebut. Donna ternyata memiliki 3 hubungan dalam kisah masa lalunya. Kisahpun berjalan, Sophie sangat bersemangat menemukan ayahnya, secara rahasia atas nama ibunya, ia mengundang ketiga pria ini, Sam Carmichael (Pierce Borsnan) Harry Bright (Collin Firth) dan Bill Anderson (Stellan Skarsgard) dan berharap pernikahannya akan sempurna dengan kehadiran ayahnya. 


Tentu saja, misi rahasia ini tidak diketahui oleh Donna, hanya Sophie dan kedua sahabatnya, Lisa dan Alli yang tahu. Kedatangan Sam, Bill dan Harry membawa berjuta perasaan tersendiri bagi Donna. Kenangan masa lalunya bergulir kembali. Di moment ini, kita disuguhi kesedihan Donna di masa lalu mendapati kenyataan bahwa dirinya hamil dan ditinggalkan orang yang dicintainya (so sad..). Kemudian momen persiapan pernikahan yang sebenarnya menyenangkan, rusak dengan konflik antara Donna, Sophie dan Sky, ditambah lagi stress persiapan pernikahan membuat mereka bertengkar. Sophie bahkan mengutarakan ketidakpuasannya karena sampai usianya 20 tahun ini, ibunya tidak pernah menceritakan siapa sebenarnya ayahnya. Hal ini kemudian diungkapkan Donna bahwa karena dia sendiri tidak begitu yakin siapa di antara ketiga pria ini adalah ayah sophie. Karena saat Sam meninggalkannya untuk menikah dengan tunangan Sam di kota, kesedihan Donna dihibur oleh Harry dan Bill yang tiba-tiba hadir bergantian mengisi hari-harinya.


Okay, this is what I’ve thinking, bagaimana jika saya ada di posisi Donna. Mencintai seseorang so deep lalu ditinggalkan untuk kemudian mendapati bahwa saya hamil. What a cruel world. Kita tahu perasaan Donna yang campur aduk ketika pertama kali menemukan 3 pria masa lalunya di loteng rumahnya dan lagu Mamma Mia dan Chiqitieta, ditambah kegelisahan seorang ibu tunggal saat harus menikahkan anaknya yang menurut dia masih sangat muda, well usia 20 tahun. Entah harus merasakan apa, marah, sedih, gembira, kaget. Bertahun2 sendirian membesarkan anaknya dengan kehidupan yang berat, menafkahi anaknya, membangun kehidupannya dan ia merasa sudah melakukan yang terbaik sampai para pria itu muncul. 

This movie is also tell about friendship. Uniknya bahwa Donna dan Sophie punya 2 sahabat wanita yang senantiasa hadir dan menghibur walaupun ketika mereka sudah punya kehidupan sendiri2. It is a good mood, I have two girlfreind too. Gambaran hubungan yang kuat antara ibu dan anak, membuat saya membayangkan seperti apa rasanya menyerahkan dua anak perempuan saya ketika mereka menikah. Thanx God, I have my husband with me (hehe..). 


Lalu, how Sophie feels... Dia sangat merindukan mengetahui siapa ayahnya, just to know. Untuk kemudian menemukan ada 3 pria yang berkompeten menjadi ayahnya. Dia mendapat kesempatan mengenal mereka lebih dekat dan berniat meminta mereka menjadi pengantar di hari pernikahannya. Dia begitu bersemangat menemukan siapa ‘pahlawan dalam mimpinya’, sampai akhirnya dia menyadari ibunyalah yang berhak mendapat predikat itu. 


The last but not least, we know this movie menyuguhkan lagu-lagu dari grup ABBA yang legendaris, disusun secara apik sesuai jalan cerita film, sangat natural dan menyentuh. Setelah Donna mengetahui kehadiran Sam cs adalah atas undangan Sophie karena ingin mengetahui tentang ayahnya, fakta baru muncul, Donna sendiri tidak yakin yang mana dari ketiga orang itu adalah ayah Sophie. Seperti kata teman Donna, Tanya; ‘Dia menunggu 20 tahun untuk mengetahui siapa ayahnya, lalu dia mendapat 3 ayah’ (wkwkwkwk...). Oiya, dari film ini kita juga jadi tahu bahwa di Yunani sering terjadi gempa dan sesekali jika kita beruntung kita bisa melihat air terjun Dewi Cinta, Aphrodite (benar gak tulisannya??) yang memancar keluar dari dalam tanah.


Pada akhirnya kita dikejutkan dengan ending yang berbeda, dan itu sungguh penyelesaian yang lebih baik untuk semua orang menurut saya (seolah saya bagian dari kisah itu hahhaa...). Okay gengs, so sorry review saya tidak mendetail karena saya mau kalian menyaksikan sendiri film ini, sehingga kamu bisa memutuskan apakah film ini memang menarik. Lagian ini juga sebenarnya bukan review at all, ya kan? Well, selain itu mata kita dipuaskan oleh bertaburan bintang-bintang kelas atas Hollywood di film ini like Pierce Borsnan, Merryl Streep and Amanda Seyfried. Lalu saya mengutip kalimat ini ‘Sometimes, sebuah moment dalam hidup dapat mempertemukan beberapa orang yang sama sekali tidak saling kenal tapi memiliki perasaan yang sama’. Maaf juga kalau masih banyak kekurangan yah, namanya juga proses belajar... hope you gengs like it.




Oya, saya kasih list 18 lagu ABBA yang diangkat di film ini yah: 1. I Have a Dream, 2. Honey, Honey, 3. Money, Money, 4. Mamma Mia, 5. Chiqitieta, 6. Dancing Queen, 7. Our Last Summer,   8. Lay all Your love on me, 9. Super Trouper, 10. Gimmie, Gimmie, 11. Voulez Vous, 12. S.O.S. 13. Does Your Mother Know, 14. Sleeping Trough My Fingers, 15. The Winners Take it All, 16. Yes, I Do, 17. Said and Done, 18. Take it Chance.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Paus Yohanes Paulus II

Santo Paus Yohanes Paulus II Salve sahabat Kristus, kalau kita seusia, sahabat pasti mengenal dengan baik siapa Paus Yohanes Paulus II yang ...